Bupati Bondowoso Tegaskan Peran Strategis Pers di Tengah Tantangan Era Media Sosial

Bondowoso, Nusantarapost.id – Bupati Bondowoso Hamid Wahid menegaskan pentingnya peran pers dan jurnalis dalam menjaga kualitas informasi publik di tengah derasnya arus informasi media sosial. Hal tersebut disampaikan dalam acara temu insan pers dan buka bersama yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan silaturahmi bersama para jurnalis di Kabupaten Bondowoso.

Bupati Hamid Wahid menyampaikan rasa bahagia dan apresiasinya atas kehadiran rekan-rekan media. Ia menekankan bahwa pertemuan ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi ruang dialog dan diskusi terbuka antara pemerintah daerah dan insan pers. Menurutnya, hubungan yang sehat dan komunikatif antara pemerintah dan media merupakan fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik.

Bacaan Lainnya

“Saya merasa berbahagia bisa bertemu dan bersilaturahmi kembali dengan rekan-rekan pers di Bondowoso. Ini adalah momentum yang baik untuk duduk bersama, berdialog, dan berdiskusi. Peran jurnalis sejak era reformasi menjadi sangat penting dan strategis,” ujar Hamid Wahid, di pendopo Bupati kamis (12/03).

Bupati Bondowoso juga menjelaskan bahwa sejak reformasi, pers menjadi salah satu unsur utama dalam dinamika masyarakat demokratis jika sebelumnya informasi banyak didominasi oleh elit tertentu.

“Jurnalis dan media massa memiliki posisi sentral sebagai pilar keempat demokrasi, dalam konteks ini, pers tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi pengawas sosial dan jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat”, imbuhnya.

Lebih lanjut, Hamid Wahid menyoroti tantangan besar yang dihadapi pers saat ini, terutama dengan menguatnya pengaruh media sosial. Menurutnya, media sosial telah menjadi warna dominan dalam penyebaran informasi di masyarakat. Dari sisi tampilan, desain grafis dan kecepatan informasi di media sosial sering kali lebih menarik dan masif. Namun demikian, aspek pertanggungjawaban dan akurasi informasi masih menjadi persoalan serius.

READ  Presiden RI Bakal Hadiri HPN 2026 di Banten, Diringi Peletakan Batu Pertama Museum Siber SMSI

“Kita harus kuat menghadapi realitas masyarakat hari ini, di mana penyebaran informasi begitu cepat dan sering kali tidak terverifikasi. Media sosial memang kuat dari sisi visual dan jangkauan, tetapi tanggung jawab atas kebenaran informasi masih perlu terus ditingkatkan,” tegasnya.

Bupati menilai bahwa di sinilah letak peran penting jurnalisme profesional. Berbeda dengan media sosial yang sering kali tidak memiliki pusat tanggung jawab yang jelas, jurnalisme memiliki standar etik, verifikasi, dan akuntabilitas. Oleh karena itu, ia berharap insan pers dapat terus membantu masyarakat dalam memilah dan memilih informasi yang positif, benar, dan dapat dipertanggung jawabkan.

Ia juga mengajak jurnalis untuk turut berperan aktif dalam mendorong literasi media di tengah masyarakat. Menurutnya, tanggung jawab menghadirkan ruang informasi yang sehat bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga pers dan seluruh elemen masyarakat. Masyarakat perlu didorong agar mampu hidup berdampingan dengan media sosial secara positif dan bertanggung jawab.

“Ini bagian dari tanggung jawab kita bersama, bagaimana memastikan masyarakat tidak terjebak dalam penyakit informasi, seperti hoaks dan disinformasi. Pers memiliki posisi penting untuk menjaga keseimbangan itu,” ungkapnya.

Hamid Wahid juga menyinggung dinamika global dan nasional yang saat ini bergerak sangat cepat dan penuh tantangan. Ia menyebut bahwa kondisi global ke depan tidak mudah dan akan berdampak pada kehidupan sosial, ekonomi, dan politik masyarakat. Oleh karena itu, dibutuhkan sikap optimistis dan kemampuan melihat peluang di tengah perubahan yang terus bergerak.

“Kita akan menghadapi masa-masa yang tidak ringan. Banyak prediksi menyebutkan bahwa periode ini menjadi fase berat dalam perjalanan global. Namun dengan sikap optimis, kolaborasi, dan peran pers yang konstruktif, saya yakin kita bisa melewatinya,” katanya.

READ  KDKMP Digeber di Bondowoso, 17 Lokasi Rampung dan 110 Desa Masih Cari Lahan

Acara temu insan pers dan buka bersama ini ditutup dengan dialog santai antara Bupati Bondowoso dan para jurnalis. Suasana kebersamaan yang terbangun diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan media, demi menghadirkan informasi yang berkualitas serta mendukung pembangunan Bondowoso yang lebih baik dan berdaya saing. (Ony)

banner 400x130

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *