KDKMP Digeber di Bondowoso, 17 Lokasi Rampung dan 110 Desa Masih Cari Lahan

Bondowoso, Nusantarapost.id – Pemerintah Kabupaten Bondowoso Percepat Pembangunan KDKMP, Desa Diminta Siapkan Lahan Bersih 1.000 Meter Persegi. Pasalnya pemerintah terus mempercepat pembangunan Kawasan Desa/Kelurahan Mandiri Pangan (KDKMP) sebagai bagian dari program strategis nasional. 

Program ini diharapkan menjadi penggerak utama perekonomian desa, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan koperasi yang berkelanjutan.

Sekretaris Daerah Bondowoso, Dr. Fathur Rozi, menegaskan bahwa pembangunan KDKMP merupakan arahan langsung dari Presiden Republik Indonesia sehingga seluruh unsur pemerintahan wajib mendukung penuh pelaksanaannya. 

Pemerintah daerah memiliki peran penting dalam menyiapkan lahan yang akan digunakan untuk pembangunan koperasi KDKMP di masing-masing desa.

“Program ini adalah program strategis nasional. Pemerintah daerah bertugas menyiapkan lahan, baik yang berasal dari aset pemerintah kabupaten maupun aset desa. Luas lahan yang dibutuhkan kurang lebih 1.000 meter persegi untuk setiap lokasi KDKMP,” ujar Fathur Rozi saat memimpin rapat koordinasi percepatan pembangunan KDKMP. Rabu (11/03).

Ia menekankan bahwa kesiapan lahan menjadi kunci utama agar proses pembangunan berjalan lancar. Seluruh pemerintah desa diminta memastikan lahan yang disiapkan benar-benar bersih dari persoalan, tidak dalam sengketa, serta memiliki kejelasan status hukum.

“Seluruh pemerintah desa harus memastikan kesiapan lahan yang clear dan tidak bermasalah. Jangan sampai pembangunan terhambat hanya karena persoalan lahan. Jika sejak awal sudah dipastikan aman, maka pelaksanaan pembangunan akan jauh lebih cepat,” tegasnya.

Dalam rapat tersebut juga dipaparkan perkembangan pembangunan KDKMP di Bondowoso. Dari total 219 lokasi KDKMP yang direncanakan, sebanyak 109 desa telah memasuki tahap pembangunan. Dari jumlah tersebut, 17 lokasi telah selesai dibangun 100 persen dan siap dimanfaatkan. 

Sementara itu, 110 desa lainnya masih berada pada tahap penentuan dan verifikasi lahan.

READ  Salurkan BLT DBHCHT Bupati Minta jangan Ada Potongan 

Fathur Rozi mengakui bahwa proses penentuan lahan di sejumlah desa masih menghadapi kendala, terutama terkait keterbatasan aset desa yang memenuhi syarat. 

Namun demikian, ia optimistis target pembangunan dapat tercapai apabila seluruh pihak berkomitmen dan aktif berkoordinasi.

“Kami berharap kepala desa segera berkoordinasi dengan kecamatan dan OPD terkait untuk mempercepat penentuan lahan. Jangan menunggu, karena program ini memiliki batas waktu dan menjadi perhatian pemerintah pusat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Bondowoso, Hergiar Yuli Pramanto, menyampaikan bahwa percepatan pembangunan KDKMP diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap penguatan ekonomi desa.

Menurutnya, KDKMP dirancang sebagai pusat kegiatan ekonomi berbasis koperasi yang dapat menampung berbagai aktivitas produktif masyarakat, mulai dari pengolahan hasil pertanian, distribusi pangan, hingga pengembangan usaha mikro dan kecil di desa.

“KDKMP tidak hanya sekadar pembangunan fisik. Ini adalah upaya membangun ekosistem ekonomi desa agar lebih mandiri dan berdaya saing. Jika koperasi berjalan optimal, maka perputaran ekonomi desa akan meningkat dan kesejahteraan masyarakat ikut terangkat,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pendampingan terhadap desa-desa penerima program KDKMP, baik dari sisi kelembagaan koperasi, manajemen usaha, maupun peningkatan kapasitas sumber daya manusia. 

Dengan pendampingan tersebut, KDKMP diharapkan tidak hanya berdiri secara administratif, tetapi mampu beroperasi secara produktif dan berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Bondowoso optimistis bahwa sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pemerintah desa akan menjadikan program KDKMP sebagai fondasi kuat dalam membangun ekonomi pedesaan. 

Melalui program ini, Bondowoso diharapkan mampu menciptakan desa-desa yang mandiri, tangguh secara ekonomi, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

banner 400x130

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *