Bondowoso, Nusantarapost.id — Suasana khidmat dan haru menyelimuti pelaksanaan Khotaman dan Imtihan ke-22 yang digelar oleh TPQ Syamsul Arifin di lingkungan Pondok Pesantren Syamsul Arifin, Desa Selolembu, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso, Sabtu (13/6/2026).
Sebanyak 17 santri balita turut mengikuti prosesi khotaman, bersama santri lain yang berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur’an pada usia di bawah sembilan tahun. Kegiatan ini menjadi penanda keberhasilan proses pembelajaran Al-Qur’an sejak usia dini, sekaligus bukti komitmen lembaga dalam menanamkan nilai-nilai keislaman sejak awal.

Salah satu ustadzah, Asmi Furo’idah, menyampaikan bahwa para santri telah menuntaskan jenjang PPKI dan akan melanjutkan ke kelas pra-PT. Ia berharap capaian ini menjadi langkah awal yang baik bagi anak-anak dalam menuntut ilmu, khususnya membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an.
“Semoga Allah memberikan kesehatan kepada kita semua agar mampu melaksanakan amanah para guru. Capaian hari ini diharapkan semakin menumbuhkan semangat anak-anak dalam belajar mengaji dan mencintai Al-Qur’an,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh ustadzah yang dengan penuh kesabaran membimbing para santri hingga mencapai tahap ini.
“Semoga ilmu dan pengorbanan yang diberikan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir,” tambahnya.
Tak lupa, pihak TPQ mengucapkan terima kasih kepada seluruh wali santri atas dukungan, perhatian, dan kepercayaan yang diberikan. Menurut panitia, sinergi orang tua dan lembaga menjadi kunci keberhasilan pendidikan dan pembinaan anak-anak.
Menariknya, pada sesi akhir acara digelar tanya jawab serta tes surat-surat pendek yang melibatkan orang tua wali murid secara langsung. Sesi ini tidak hanya menambah semarak acara, tetapi juga memperkuat komitmen dan kepercayaan orang tua terhadap proses pendidikan Al-Qur’an di TPQ Syamsul Arifin.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama, menandai harapan agar para santri tumbuh menjadi generasi Qur’ani yang berakhlak mulia dan berilmu. (Ony)






