Bondowoso, Nusantarapost.id — Sebanyak 19 santri dari jenjang SD, SMP, hingga SMA resmi diwisuda setelah menuntaskan hafalan Al-Qur’an dengan capaian yang beragam. Suasana haru dan khidmat menyelimuti Hall The Garden Riverside, Bondowoso, Selasa (12/5/2026).
Para wisudawan dan wisudawati tampak mengenakan busana wisuda bernuansa islami. Raut bangga terpancar dari wajah mereka, seiring kehadiran para orang tua dan keluarga yang memenuhi aula untuk menyaksikan momen bersejarah.
SIBS Bondowoso merupakan lembaga pendidikan berbasis Al-Qur’an yang didirikan oleh Ust. Syarif Hidayatullah. Lembaga ini mengusung visi mencetak generasi Qur’ani yang unggul dalam akhlak, keilmuan, serta memiliki wawasan global.
Dalam sambutannya, Ust. Syarif Hidayatullah mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya Wisuda Tahfidz tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan para santri bukan sekadar capaian akademik, melainkan amanah besar bagi masa depan umat.
“Al-Qur’an bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi harus menjadi cahaya dalam kehidupan. Kami berharap para santri tumbuh menjadi generasi yang berakhlak, berilmu, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Pembina SIBS, Gus Nurul Jamal Habaib, turut memberikan apresiasi kepada para wisudawan, wali santri, serta para ustadz pembimbing yang telah mendampingi proses pendidikan dengan penuh kesabaran.
“Di tengah tantangan zaman, lahirnya generasi penghafal Al-Qur’an adalah harapan besar bagi bangsa dan agama. Semoga mereka senantiasa istiqamah, menjaga hafalannya, dan menjadi teladan di tengah masyarakat,” tuturnya.
Prosesi wisuda berlangsung penuh kekhusyukan. Mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an, penyematan medali wisuda, hingga doa bersama, suasana haru tak terelakkan di sepanjang acara.
Salah satu momen paling menyentuh terjadi ketika seorang wisudawan melakukan panggilan video dengan ibunya yang tengah bekerja di luar negeri. Tangis bahagia pun pecah saat sang ibu menyaksikan langsung putranya melangkah ke panggung menerima penghargaan hafalan Al-Qur’an. Sejumlah wali santri dan tamu undangan tampak meneteskan air mata menyaksikan momen tersebut.






