SPPG Pujer Mengok Bondowoso Sosialisasikan Menu MBG dan Salurkan Insentif ke Sekolah

Bondowoso, Nusantarapost.id — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pujer Mengok Yayasan Bustamul Ulum terus memperkuat komitmennya dalam mendukung kelancaran Program Makan Bergizi (MBG) di wilayah Kabupaten Bondowoso. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui kegiatan sosialisasi menu MBG sekaligus penyaluran insentif ke sekolah-sekolah, khususnya yang berada di wilayah Desa Mengo, Kecamatan Pujer, Kabupaten Bondowoso.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk evaluasi lapangan sekaligus koordinasi langsung antara pihak SPPG dengan sekolah penerima manfaat. Fokus utama kegiatan ini adalah memastikan distribusi MBG berjalan lancar, tepat sasaran, serta memenuhi standar gizi yang telah ditetapkan.

Bacaan Lainnya

Aslap Ilham selaku perwakilan SPPG Pujer Mengok menyampaikan bahwa penyaluran insentif ini memiliki peran penting dalam mendukung operasional sekolah, terutama dalam kelancaran pendistribusian MBG kepada para siswa.

“Pencairan insentif ini kami harapkan dapat membantu sekolah, khususnya di wilayah Pujer Desa Mengok, agar proses distribusi MBG bisa berjalan lebih lancar dan tertib. Sekolah adalah mitra utama kami, sehingga dukungan operasional ini sangat penting,” ujar Aslap Ilham. Rabu (03/06).

Selain penyaluran insentif, SPPG Pujer Mengok juga memanfaatkan momen ini untuk melakukan sosialisasi terkait menu-menu MBG yang didistribusikan ke sekolah. Sosialisasi tersebut mencakup penjelasan komposisi menu, kandungan gizi, serta standar kualitas makanan yang diproduksi dapur SPPG.

Aslap Ilham menegaskan bahwa pihaknya sangat terbuka terhadap masukan dari sekolah. Setiap kritik maupun saran akan dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas layanan.

READ  Reska Catering Layani Jamuan Pasukan Pengawalan VVIP PM Australia

“Kami menyadari bahwa dalam pelaksanaan tentu masih ada kekurangan. Karena itu, kami menampung semua masukan dari pihak sekolah. Evaluasi ini akan kami sampaikan ke dapur agar ke depan kualitas masakan dan pendistribusian MBG bisa semakin baik,” jelasnya.

Menurutnya, kualitas makanan dan ketepatan nilai gizi menjadi perhatian utama SPPG. Hal tersebut sejalan dengan tujuan utama program MBG, yakni mendukung tumbuh kembang anak melalui asupan gizi yang seimbang dan berkualitas.

Sementara itu, Ahli Gizi SPPG Pujer Mengok menambahkan bahwa setiap menu MBG telah disusun berdasarkan kebutuhan gizi anak sekolah sesuai dengan standar yang berlaku. Proses penyusunan menu dilakukan secara terencana dan mempertimbangkan variasi bahan pangan lokal.

“Kami memastikan setiap menu mengandung unsur karbohidrat, protein hewani dan nabati, sayuran, serta buah. Tujuannya agar anak-anak mendapatkan asupan gizi yang seimbang, tidak hanya mengenyangkan tetapi juga menyehatkan,” jelas Ahli Gizi SPPG Pujer Mengok.

Ia juga menekankan pentingnya umpan balik dari sekolah sebagai pengguna langsung layanan MBG. Dengan adanya masukan tersebut, tim gizi dapat melakukan penyesuaian menu agar lebih sesuai dengan kondisi lapangan tanpa mengurangi nilai gizinya.

“Masukan dari sekolah sangat berharga bagi kami. Dari situ kami bisa mengevaluasi rasa, porsi, hingga variasi menu. Semua itu kami lakukan demi menjaga kualitas gizi dan penerimaan anak-anak terhadap makanan yang disajikan,” tambahnya.

Program MBG sendiri merupakan salah satu upaya strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Di Kabupaten Bondowoso, program ini terus dikembangkan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk SPPG sebagai pelaksana teknis di lapangan.

Dengan adanya kegiatan sosialisasi dan penyaluran insentif ini, SPPG Pujer Mengok berharap sinergi antara dapur MBG dan sekolah semakin kuat. Ke depan, evaluasi rutin akan terus dilakukan agar pelaksanaan MBG di wilayah Bondowoso dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi para siswa. (Ony)

banner 400x130

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *