Bondowoso, Nusantarapost.id — Aparat kepolisian memastikan perayaan ibadah Kenaikan Yesus Kristus di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, berlangsung aman dan kondusif. Sejak Kamis (14/5) dini hari, jajaran Polres Bondowoso melakukan sterilisasi di sejumlah gereja sebagai langkah antisipasi gangguan keamanan.
Sterilisasi dimulai pukul 05.30 WIB dan dilakukan menyeluruh, mencakup area dalam gereja, halaman, hingga akses keluar masuk jemaat. Langkah preventif ini bertujuan memastikan umat Kristiani dapat menjalankan ibadah dengan aman dan khusyuk.
Kapolres Bondowoso AKBP Dr Aryo Dwi Wibowo menegaskan bahwa pengamanan rumah ibadah merupakan bentuk kehadiran negara dalam menjamin rasa aman bagi seluruh warga, sekaligus menjaga toleransi antarumat beragama.
“Pengamanan ini adalah bagian dari komitmen Polri untuk memberikan perlindungan tanpa membedakan latar belakang agama maupun kepercayaan,” kata Aryo dalam keterangannya.
Sebanyak lima gereja menjadi sasaran sterilisasi, yakni GPdI Bethel di Jalan RE Martadinata, GBI Mojopahit di Jalan Kolonel Sugiono, GPdI Victory Tamansari, GKJW Bondowoso, serta GPIB Immanuel di Jalan Letnan Sudiono.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh AKP Wiliam Yustaf bersama personel gabungan yang berpengalaman di bidang pengamanan dan deteksi dini. Petugas melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada benda mencurigakan, barang berbahaya, maupun bahan peledak di sekitar lokasi ibadah.
“Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh gereja dalam kondisi aman dan steril. Tidak ditemukan benda mencurigakan. Kami berharap umat dapat beribadah dengan tenang,” ujar Wiliam.
Pengamanan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif selama perayaan hari besar keagamaan.






