Kapolres Bondowoso Kerahkan Operasi Gabungan Pencarian Dua Pendaki Hilang di Gunung Piramid Diperketat

BONDOWOSO, Nusantarapost.id – Beredar luas hilangnya dua pendaki di jalur Gunung Piramid. Kabar tersebut langsung mendapat respons cepat oleh Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M. setelah menerima laporan hilangnya dua pendaki.

Langkah pertama yang dilakukan Polres Bondowoso menggelar rapat koordinasi di Pendopo Kecamatan Curahdami bersama BPBD Kabupaten Bondowoso, TNI, tenaga kesehatan, pemerintah kecamatan, hingga unsur relawan. Dari rapat tersebut disepakati strategi pencarian, pembagian sektor, serta pembentukan posko induk sebagai pusat kendali operasi.

Bacaan Lainnya

Dalam rapat tersebut, tim gabungan memperoleh petunjuk penting dari Kepala UPTD Puskesmas Curahdami, dr. Pong Hariadi Susetya yang mengaku sempat berpapasan dengan kedua pendaki dan bahkan mengabadikan keberadaan mereka di kawasan Puncak Piramid sekitar pukul 09.45 WIB. Informasi itu kini menjadi salah satu acuan utama dalam menentukan fokus pencarian.

Kapolres mengatakan pengalaman penanganan sejumlah insiden di Gunung Piramid menjadi modal penting dalam menyusun pola pencarian agar lebih efektif dan sesuai karakter medan yang dikenal cukup ekstrem.

“Kami tidak akan menyia-nyiakan setiap informasi yang diterima. Seluruh kemampuan personel kami kerahkan agar kedua korban segera ditemukan. Keselamatan manusia adalah prioritas utama. Karena itu, seluruh unsur harus bergerak cepat, bekerja cermat, bersinergi, dan tetap mengutamakan keselamatan selama proses pencarian,” tegas AKBP Aryo Dwi Wibowo. Selasa (04/08).

Sementara itu, Camat Curahdami menyampaikan posko induk pencarian telah didirikan di Dusun Tegal Tengah RT 17, Kelurahan Poncogati. Posko tersebut menjadi pusat komando operasi sekaligus tempat pengumpulan seluruh informasi yang masuk dari lapangan.

READ  Komite Reformasi Polri Matangkan Agenda Pembenahan Regulasi

Untuk memperkuat pencarian, Tim Basarnas dari Jember juga bergerak menuju lokasi. Di sisi lain, personel Polsek Curahdami disiagakan di Pos 1 guna melakukan pendataan dan penyaringan relawan yang akan bergabung dalam operasi.

Kapolsek Curahdami AKP Muktamar memastikan koordinasi dengan UPTD Puskesmas Curahdami terus dilakukan. Ambulans beserta tenaga medis disiagakan penuh sebagai langkah antisipasi apabila korban berhasil ditemukan dan membutuhkan penanganan segera.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, dua pendaki yang dilaporkan hilang adalah Hj. Maliya Finda (51), warga Kelurahan Darmo, Kecamatan Wonokromo, Surabaya, serta Erfan Nasrul Laili, pemandu pendakian asal Desa Traktakan, Kecamatan Wonosari, Bondowoso.

Keduanya diketahui berangkat menuju Gunung Piramid menggunakan sepeda motor Yamaha NMax bernomor polisi P 2938 ES milik Lukman Hakim, yang diketahui tidak lain warga Desa Tumpeng, Kecamatan Wonosari.

Hingga saat ini, operasi pencarian masih berlangsung. AKBP Aryo Dwi Wibowo tetap berada di posko induk bersama tim gabungan untuk memantau perkembangan dan mengoordinasikan langkah-langkah pencarian. Kehadiran langsung Kapolres di lokasi menjadi bagian dari upaya mempercepat respons, memperkuat koordinasi antarinstansi, dan memastikan seluruh proses pencarian berjalan maksimal. (Ony)

banner 400x130

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *