Perombakan BGN Pusat Berimbas ke Bondowoso, Kapolres Tegaskan Dorong Kelancaran MBG

Bondowoso, Nusantarapost.id– Untuk mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Kapolres Bondowoso AKBP Aryo Dwi Wibowo menerima kunjungan silaturahmi jajaran Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Bondowoso di Lobby Polres Bondowoso, Selasa (9/6/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat koordinasi, komunikasi, dan sinergitas antarlembaga dalam mengawal pelaksanaan Program MBG yang merupakan salah satu program prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi dan sumber daya manusia.

Bacaan Lainnya

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Bondowoso Kompol I Gede Suartika, para pejabat utama, serta perwira Polres Bondowoso. Dari pihak BGN hadir Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Bondowoso Mila Afriana Agustin, didampingi Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tamanan 1 Wonosuko serta Kepala SPPG Padasan Pujer.

Kapolres Bondowoso menegaskan bahwa pertemuan ini merupakan langkah positif untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat kerja sama antarlembaga dalam mengawal program pemerintah agar berjalan sesuai tujuan.

Menurutnya, koordinasi yang solid menjadi kunci penting dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan, termasuk munculnya informasi yang belum terverifikasi di media sosial maupun dinamika teknis selama pelaksanaan program.

“Program Makan Bergizi Gratis adalah upaya besar negara untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi yang baik. Karena itu, seluruh pihak harus memiliki komitmen yang sama agar program ini berjalan efektif, tepat sasaran, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas AKBP Aryo Dwi Wibowo.

READ  Bertajuk Polantas Menyapa, Petugas Layani Masyarakat Dengan Humanis dan Profesional

Kapolres juga menekankan pentingnya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar pelaksanaan program berjalan kondusif serta terhindar dari potensi kesalahpahaman yang dapat menghambat pelayanan publik.

Sementara itu, Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Bondowoso, Mila Afriana Agustin, menyampaikan apresiasi atas dukungan Polres Bondowoso dalam mengawal dan mendampingi pelaksanaan Program MBG.

Lebih lanjut Mila menjelaskan bahwa adanya perubahan struktur organisasi di tingkat pusat BGN berdampak pada proses pencairan dana melalui Virtual Account di sejumlah SPPG, sehingga memerlukan penyesuaian administratif dan teknis di lapangan.

“Saat ini terdapat 80 SPPG di Kabupaten Bondowoso. Dari jumlah tersebut, 14 unit untuk sementara belum beroperasi. SPPG Wringin 1 berhenti sejak 14 Maret 2026 karena belum memiliki tenaga ahli gizi, sementara 13 SPPG lainnya menghentikan layanan sementara sejak 25 Mei 2026 untuk proses pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL),” jelas Mila.

Selain itu, enam SPPG lainnya juga direncanakan menghentikan operasional sementara sambil menunggu pencairan anggaran operasional. Mila menambahkan bahwa pihaknya terus melakukan evaluasi dan pendampingan kepada mitra serta pengelola SPPG agar perbedaan pemahaman teknis di lapangan dapat segera diselaraskan.

“Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar kendala administratif dan teknis dapat segera diselesaikan. Dukungan dari Polres Bondowoso sangat kami apresiasi, khususnya dalam menjaga stabilitas dan membantu penyelesaian persoalan di lapangan,” imbuhnya.

Menutup pertemuan tersebut, Kapolres Bondowoso menegaskan kesiapan jajarannya untuk terus menjadi bagian dari solusi demi keberlangsungan program nasional tersebut. (Ony)

banner 400x130

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *