Bondowoso, Nusantarapost.id — Upaya perkuat kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat kembali ditegaskan dalam Apel Gelar Sabuk Kamtibmas yang digelar di halaman Polres Bondowoso, Kamis (30/4/2026) pagi.
Apel yang berlangsung pukul 08.30 hingga 09.15 WIB itu dipimpin langsung oleh Kapolres Bondowoso, AKBP Dr Aryo Dwi Wibowo. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk mengonsolidasikan kekuatan lintas elemen demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Bondowoso.
Sejumlah unsur hadir dalam apel tersebut, mulai dari pejabat utama Polres, para Kapolsek, hingga berbagai elemen masyarakat. Organisasi kepemudaan seperti GP Ansor dan Banser, perguruan silat, Karang Taruna, komunitas ojek daring, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat turut menyatukan langkah dalam barisan Sabuk Kamtibmas.
Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan bahwa Sabuk Kamtibmas bukan sekadar simbol, melainkan wujud komitmen bersama membangun sistem keamanan berbasis kolaborasi. Ia menekankan pentingnya deteksi dini dan sinergi lintas sektor dengan menempatkan masyarakat sebagai mitra utama kepolisian.
“Potensi gangguan kamtibmas bisa datang dari berbagai arah, mulai konflik sosial, penyebaran hoaks, paham radikalisme, hingga dampak bencana alam dan dinamika global. Semua itu perlu diantisipasi bersama,” pesannya.
Menurut Kapolres, stabilitas keamanan merupakan fondasi utama pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, gerakan Sabuk Kamtibmas harus berkelanjutan dan menyentuh hingga tingkat desa dan kelurahan, sebagai upaya konkret menjaga kondusivitas lingkungan sekaligus memperkuat persatuan sosial.
Dengan semangat kebersamaan yang terus dipupuk, Sabuk Kamtibmas diharapkan menjadi kekuatan kolektif masyarakat Bondowoso dalam menjaga daerah tetap aman, damai, dan kondusif di tengah berbagai tantangan yang terus berkembang.






