Bondowoso, Nusantarapost.id – Pemerintah Kabupaten Bondowoso, melalui Diskoperindag, Dinas Pertanian, dan Bulog Kabupaten Bondowoso, menggelar pasar murah di awal bulan Ramadhan 1447 H. Gerakan Pangan Murah ini merupakan bagian dari upaya stabilisasi pasokan dan harga (SPHP) beras dan minyak goreng di tingkat konsumen, khususnya menjelang Hari Besar Keagamaan dan Nasional (HBKN) bulan Ramadhan dan Idul Fitri tahun 2026.
Pasar murah ini akan tersebar di 23 kecamatan dalam wilayah kabupaten Bondowoso yang akan berlangsung pada tanggal 23-28 Februari dan 2-6 Maret di beberapa kecamatan di Kabupaten Bondowoso, dengan tujuan utama untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau. Kegiatan ini juga merupakan kolaborasi dengan UPT PK Jember, yang turut serta dalam mendukung program pasar murah.
Hesti Pimpinan cabang (pimca) Bulog Kabupaten Bondowoso, menjelaskan tujuan dilakukannya pasar murah tidak lain merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di masyarakat, terutama di bulan Ramadhan.
“Kami berharap dengan adanya pasar murah ini, masyarakat Bondowoso dapat merasakan manfaat langsung dari program ini, dan dapat memenuhi kebutuhan pokok mereka dengan lebih mudah dan terjangkau,” ujarnya. Minggu (22/02).
Bulog Bondowoso telah siap mendukung program pemerintah dengan menyediakan stok beras dan minyak goreng yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk menjaga ketersediaan bahan pokok di Bondowoso, terutama di bulan Ramadhan ini,” tambah Hesti.
Pasar murah ini juga diapresiasi oleh masyarakat setempat, yang berharap agar program ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Terima kasih kepada pemerintah atas inisiatif ini, semoga dengan adanya pasar murah ini, kita semua dapat melewati bulan Ramadhan dengan lebih nyaman dan berkah,” ujar Dina salah satu warga.
Kegiatan pasar murah ini diharapkan dapat menjadi salah satu ruang nyata dari sebuah komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di bulan Ramadhan dan Idul Fitri. (Ony)






