Bondowoso, Nusantarapost.id – Bulan suci Ramadhan menjadi momentum penuh makna bagi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bondowoso untuk mempererat tali silaturahmi serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan tokoh agama.
Semangat kebersamaan tersebut tercermin dalam kegiatan doa bersama dan buka puasa bersama yang digelar di kediaman tokoh agama, Habib Alwi bin Muhammad Amin Al Haddar, di Jalan KH Asyari No. 294, Kelurahan Kademangan, Selasa (10/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh keakraban itu dihadiri sekitar 45 undangan dari berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, TNI-Polri, hingga tokoh agama dan masyarakat. Kebersamaan yang terbangun menunjukkan kuatnya komitmen seluruh elemen daerah dalam menjaga persatuan serta stabilitas wilayah, khususnya selama bulan suci Ramadhan.
Sejumlah pejabat penting tampak hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya KH Abdul Hamid Wahid, Dandim 0822 Bondowoso Letkol Inf Prawito, Wakapolres Bondowoso Kompol I Gede Suartika, Kajari Bondowoso Dzakiyul Fikri, Sekda Bondowoso Dr Fathur Rozi, Wadanyon 514/SY Kostrad Mayor Inf Hakim Alif Fianto, serta Danki Brimob 3/B Bondowoso AKP Suprianto.
Dalam sambutannya, Dandim 0822 Bondowoso Letkol Inf Prawito menegaskan bahwa kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan memiliki makna strategis dalam memperkuat kebersamaan dan soliditas antar unsur Forkopimda, tokoh agama, dan masyarakat.
Menurutnya, kebersamaan yang dibangun melalui kegiatan keagamaan seperti ini merupakan modal sosial yang sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Terlebih di bulan Ramadhan, di mana nilai-nilai keimanan, kebersamaan, dan kepedulian sosial semakin menguat.
“Momentum Ramadhan ini menjadi sarana yang sangat baik untuk mempererat ukhuwah dan memperkuat sinergi antara ulama, umara, serta aparat keamanan. Dengan komunikasi yang baik dan kebersamaan yang terjaga, kita dapat bersama-sama menciptakan situasi wilayah Bondowoso yang aman, damai, dan kondusif,” ujar Letkol Inf Prawito.
Ia juga menekankan bahwa peran tokoh agama sangat strategis dalam menjaga kesejukan suasana di tengah masyarakat, terutama dalam menyampaikan pesan-pesan persatuan dan toleransi. Sinergi antara aparat dan tokoh agama diharapkan mampu menjadi benteng kuat dalam menangkal potensi gangguan keamanan maupun perpecahan sosial.
Sementara itu, Habib Alwi bin Muhammad Amin Al Haddar selaku tuan rumah menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kehadiran jajaran Forkopimda Bondowoso yang telah meluangkan waktu untuk bersilaturahmi di tengah kesibukan masing-masing.
Ia menilai kegiatan doa dan buka puasa bersama tersebut sebagai wujud nyata keharmonisan hubungan antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan tokoh agama. Menurutnya, kebersamaan seperti ini perlu terus dipelihara demi menjaga persatuan dan kedamaian di tengah masyarakat.
“Semoga silaturahmi ini membawa keberkahan bagi kita semua dan semakin mempererat hubungan antara ulama, umara, serta aparat keamanan dalam menjaga Bondowoso yang aman dan sejuk,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan dari perwakilan Forkopimda, dilanjutkan dengan doa bersama untuk keselamatan dan kesejahteraan masyarakat Bondowoso. Usai azan Magrib berkumandang, seluruh tamu melaksanakan sholat Magrib berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama dalam suasana penuh kekeluargaan.
Melalui kegiatan ini, Forkopimda Bondowoso menunjukkan komitmen kuat untuk terus membangun komunikasi dan kebersamaan lintas sektor. Sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan tokoh agama diharapkan mampu menjadi fondasi kokoh dalam menjaga persatuan, stabilitas, serta kondusivitas wilayah Kabupaten Bondowoso selama bulan suci Ramadhan dan seterusnya.






