Bondowoso, Nusantarapost.id — Pemerintah Kabupaten Bondowoso menggelar Kegiatan Bakti Sosial Pelayanan Keluarga Berencana Metode Operasi Wanita (KB MOW) Tahun 2026 dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (HARGANAS).
Kegiatan ini dipusatkan di RSUD dr. Koesnadi, dan diikuti oleh 82 peserta terpilih dari seluruh kecamatan di Kabupaten Bondowoso.
Program ini menjadi bagian dari upaya pengendalian penduduk sekaligus peningkatan kualitas kesehatan keluarga. Para peserta sebelumnya telah melalui proses seleksi ketat, mengingat tingginya animo masyarakat terhadap pelayanan KB MOW.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bondowoso, dr. Moch. Jasin, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan sarana dan prasarana secara optimal untuk mendukung kelancaran pelayanan, termasuk fasilitas pascaoperasi bagi peserta.
“Kami menyiapkan ruang aula sebagai ruang observasi pascaoperasi. Jika aula penuh, kami juga menyiapkan ruang alternatif di luar. Setelah tindakan operasi, peserta membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk observasi,” terang Moch. Jasin. Sabtu (20/06/2026).
Ia juga menambahkan, kegiatan ini mendapat dukungan lintas sektor. Sejumlah fasilitas pendukung, termasuk tempat tidur pasien, turut disiapkan dengan melwibatkan unsur Tentara Nasional Indonesia. Menurutnya, sinergi antarinstansi menjadi kunci keberhasilan kegiatan bakti sosial ini.
“Harapannya, kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut setiap tahun. Tadi juga disampaikan oleh Bapak Wakil Bupati bahwa ini merupakan bagian penting dari pengendalian penduduk. Ke depan, kami berharap jumlah peserta dapat terus ditingkatkan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinsos P3AKB Kabupaten Bondowoso dr. Mohammad Imron, mengungkapkan bahwa keterbatasan kuota menjadi alasan utama tidak semua pendaftar dapat terlayani dalam kegiatan ini.
“Peminatnya sebenarnya lebih dari 82 orang, bahkan mencapai sekitar 300. Namun, kuota tahun ini terbatas. Total sasaran kami tahun ini 870 peserta, ditambah dukungan dari TKK dan provinsi sebanyak 12 orang. Jadi bukan karena minat berkurang, tetapi memang ada batasan kuota,” ungkapnya.
Meski demikian, dr. Imron memastikan bahwa peserta yang belum terakomodasi tetap akan dilayani melalui program KB yang tersedia sepanjang tahun. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah, Bapak Bupati dan Wakil Bupati yang hadir langsung, Ketua Tim Penggerak PKK, serta Ibu Wakil Bupati. Dukungan ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.
Kegiatan bakti sosial KB MOW tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan keluarga sehat, sejahtera, dan berkualitas di Kabupaten Bondowoso. (Ony)






