Bondowoso, Nusantarapost.id – Dalam rangka Pra-Harlah ke-66, Madrasah Miftahul Ulum 02 Jebung Kidul (PAUD hingga MA) di bawah naungan Yayasan Miftahul Ulum menggelar Pawai Budaya Nusantara bertema “Tradisi Budaya dan Kreativitas dalam Harmoni”.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata respon serta dukungan masyarakat terhadap keberlangsungan dan kemajuan pendidikan madrasah. Selain sebagai sarana syiar pendidikan, acara ini juga bertujuan menanamkan kecintaan peserta didik terhadap budaya Nusantara sejak dini.

Pawai budaya berlangsung meriah dan spektakuler dengan menampilkan berbagai kesenian dan kreativitas siswa, di antaranya kirab budaya, Singo Ulung, drumband, pentas seni, serta dukungan sound system yang menambah semarak suasana. Panitia juga menyediakan doorprize sebagai bentuk apresiasi kepada peserta dan masyarakat yang hadir.
Pengasuh Yayasan Miftahul Ulum 02, KH. Imam Haromain, dalam sambutannya menegaskan bahwa pendidikan madrasah tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter, akhlak, serta pelestarian budaya lokal sebagai identitas bangsa.
“Pendidikan harus mampu melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak, dan mencintai budayanya sendiri,” tuturnya. Senin (15/06).

Sementara itu, Kepala Madrasah Lora Idris menyampaikan pesan bijak dan motivasi kepada seluruh peserta didik agar terus semangat belajar, berkarya, dan percaya diri dalam menampilkan potensi terbaiknya.
“Melalui kegiatan budaya dan kreativitas seperti ini, anak-anak belajar bekerja sama, menghargai perbedaan, dan menumbuhkan rasa bangga sebagai generasi penerus bangsa,” ujarnya.
Kegiatan Pra-Harlah ke-66 ini diharapkan menjadi momentum penguatan sinergi antara madrasah, wali murid, dan masyarakat dalam mendukung pendidikan yang berkarakter, berbudaya, dan berkelanjutan. (Ony)






