Bondowoso, Nusantarapost.post — Harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi kembali mengalami kenaikan signifikan. Pertamax (RON 92) resmi naik dari Rp12.300 per liter menjadi Rp16.250 per liter. Sementara Pertamax Green 95 melonjak dari Rp12.900 per liter menjadi Rp17.000 per liter. Penyesuaian harga ini berlaku secara nasional, termasuk di wilayah Bondowoso, Jawa Timur.
Selain itu, Pertamax Turbo kini dibanderol Rp20.750 per liter. Kenaikan harga BBM nonsubsidi tersebut dilakukan oleh Pertamina Patra Niaga sebagai bagian dari evaluasi berkala yang mengikuti fluktuasi harga minyak mentah dunia.
Berikut rincian harga BBM nonsubsidi terbaru:
Pertamax (RON 92): Rp16.250 per liter
Pertamax Green 95: Rp17.000 per liter
Pertamax Turbo: Rp20.750 per liter
Sementara itu, harga Pertalite masih tetap di angka Rp10.000 per liter.
Kepala SPBU Tamansari, Kabupaten Bondowoso, Jager, mengatakan bahwa kenaikan harga ini tidak menimbulkan gangguan dalam operasional penjualan BBM. Namun, ia mengakui adanya perubahan pola konsumsi masyarakat.
“Penjualan secara umum tidak ada masalah. Hanya saja, penjualan Pertamax memang berkurang karena sebagian konsumen beralih ke Pertalite. Untuk kebijakan kenaikan harga, itu sepenuhnya dari pemerintah, kami hanya menjalankan,” jelas Jager. Kamis (11/06) kepada wartawan nusantarapost.
Dirinya juga berharap masyarakat Bondowoso dapat bersabar menghadapi kondisi ini. “Semoga ke depan harga BBM bisa kembali normal,” pungkasnya.
Kenaikan harga Pertamax ini menambah daftar tantangan ekonomi yang dirasakan masyarakat, khususnya para pengguna kendaraan bermotor, di tengah dinamika harga energi global yang belum stabil. (Ony)






