BONDOWOSO, Nusantarapost.id – Semangat menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia mulai terasa di Kabupaten Bondowoso. Salah satunya melalui penyelenggaraan Merah Putih Aerobic Competition yang digelar Asosiasi Instruktur Aerobik dan Fitness Indonesia (ASIAFI) bekerja sama dengan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bondowoso.
Kompetisi senam aerobik yang berlangsung di Aula Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Bondowoso, menjadi wadah bagi para pegiat olahraga rekreasi untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mencari bibit atlet potensial.
Sedikitnya 105 peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Tidak hanya diikuti peserta asal Bondowoso, ajang ini juga menarik minat atlet dan komunitas senam dari luar daerah sehingga menghadirkan persaingan yang kompetitif.

Anis Sanjaya Ketua KORMI Kabupaten Bondowoso mengatakan, Merah Putih Aerobic Competition bukan sekadar perlombaan dalam rangka memeriahkan bulan kemerdekaan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam menjaring atlet-atlet berbakat yang nantinya dapat dipersiapkan untuk mengikuti berbagai kejuaraan hingga tingkat nasional.
“Kami berharap melalui kompetisi ini lahir atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Bondowoso. Pembinaan harus dimulai dari sekarang agar mereka memiliki kesempatan berkembang dan bersaing di level yang lebih tinggi,” tuturnya Minggu (2/8/2026).
Menurutnya, olahraga rekreasi kini semakin diminati masyarakat dan memiliki peluang besar untuk mencetak prestasi. Karena itu, kompetisi seperti ini perlu terus digelar secara berkelanjutan sebagai bagian dari proses pembinaan atlet.
Dirinya menjelaskan, selama ini KORMI Bondowoso telah menunjukkan perkembangan yang cukup menggembirakan. Sejumlah cabang olahraga rekreasi bahkan berhasil menembus jajaran 10 besar pada tingkat Provinsi Jawa Timur. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa potensi atlet Bondowoso mampu bersaing dengan daerah lain.
Meski demikian, prestasi tersebut dinilai belum sebanding dengan dukungan anggaran yang tersedia. Keterbatasan pendanaan masih menjadi tantangan utama dalam proses pembinaan maupun persiapan menghadapi berbagai kejuaraan, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
“Kami berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian lebih melalui penambahan anggaran pembinaan olahraga rekreasi. Dengan dukungan yang memadai, kami optimistis atlet-atlet Bondowoso mampu meningkatkan prestasi dan bersaing lebih maksimal di tingkat provinsi maupun nasional,” kata Anis.

Sementara bagian organisasi Kormi Gatot Subairi menambahkan sinergi antara pemerintah daerah, organisasi olahraga, komunitas, hingga masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem pembinaan atlet yang berkelanjutan.
“Sinergi pemerintah dalam hal ini sangat di perlukan dalam mempertahankan posisi prestasi di tingkat provinsi, kami juga berharap pemerintah daerah lebih proaktif”, ungkapnya.
Selain menjadi ajang kompetisi, Merah Putih Aerobic Competition juga menghadirkan suasana kebersamaan dan semangat hidup sehat. Antusiasme peserta yang memadati lokasi kegiatan menunjukkan bahwa olahraga aerobik tidak hanya menjadi sarana menjaga kebugaran, tetapi juga mampu menjadi ruang lahirnya prestasi.
Melalui kegiatan ini, KORMI Bondowoso berharap olahraga rekreasi semakin dikenal dan mendapat perhatian lebih luas. Dengan pembinaan yang konsisten serta dukungan dari berbagai pihak, Bondowoso diyakini memiliki peluang besar melahirkan atlet-atlet aerobik yang mampu mengibarkan Merah Putih di ajang nasional. (Ony)






