Bondowoso, Nusantarapost.id – Terkait viralnya pemberitaan beberapa hari terakhir antrian panjang dan kekhawatiran warga akan kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi beberapa hari ini. Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Bondowoso melakukan sidak di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Tamansari, Kabupaten Bondowoso.
Pasalnya sidak tersebut dilakukan lantaran warga panic buying akan isu kelangkaan BBM yang diduga dipicu oleh ketegangan geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat serta penutupan skala besar jalur vital distribusi BBM dunia.
S. Jager Kepala SPBU Kabupaten Bondowoso, dalam tanggapannya, menyatakan bahwa tidak ada indikasi atau penemuan kejanggalan terkait dengan kelangkaan BBM.
“Kami hanya pusing dengan pelayanan karena antrian yang begitu panjang, sejauh ini tidak ada indikasi penemuan dari hasil sidak, kami telah melakukan pengecekan dan memastikan bahwa stok BBM masih banyak dan mencukupi,” katanya. Sabtu (07/03) kepada awak media.
Kepala SPBU juga menegaskan untuk harga pada bulan ramadan akan stabil dan dirinya mengeklaim bahwa Pertamina akan tetap memberikan pasokan BBM sesuai kebutuhan.
“Saya bisa memastikan bahwa stok BBM dan harga tetap stabil kami juga siap melayani kebutuhan masyarakat Bondowoso,” beber Jager.
S. Jager juga meminta masyarakat Bondowoso untuk tidak panik dan khawatir karena isu akan kelangkaan BBM.
“Kami menghimbau kepada masyarakat Bondowoso agar tidak panik buying. Kami akan terus melayani kebutuhan BBM dengan baik dan memastikan bahwa stok BBM aman,” pintanya.
Kepala SPBU juga memastikan bahwa distribusi BBM berjalan lancar dan tidak ada gangguan, kami menghimbau untuk Masyarakat Bondowoso untuk tidak panic buying karena kami pastikan untuk stok BBM di bulan ramadan hingga hari raya idul fitri akan stabil. (Ony)






