Bondowoso, Nusantarapost.id – Nasip sial dialami pemilik warung kopi B. Ruk di Jalan Diponegoro, Kabupaten Bondowoso kini menjadi sasaran aksi pencurian yang mengejutkan di tengah suasana bulan suci Ramadan, pemilik warung baru menyadari kejadian tersebut saat membuka usahanya pada Minggu kamarin tanggal (01/03/2026). Insiden ini menambah daftar panjang kasus pencurian di Bondowoso, memicu kekhawatiran warga dan seruan untuk meningkatkan keamanan.
Peristiwa tersebut terjadi di sebuah warung kopi milik B. Ruk yang berlokasi di Jalan Diponegoro, tepatnya di gedung MPM Honda lama, Kabupaten Bondowoso, maling berhasil menggasak kotak amal yatim piatu dan sejumlah rokok, menyebabkan kerugian sekitar Rp 1 juta.
Saat hendak memulai aktivitas seperti biasa, B. Ruk mendapati kondisi warungnya sudah tidak normal. Pintu belakang warung terlihat dalam keadaan terbuka, sementara gembok yang sebelumnya terpasang ditemukan sudah dalam kondisi rusak akibat dirusak oleh pelaku.
“Waktu saya buka warung pagi, saya kaget karena pintu belakang sudah terbuka dan gemboknya hancur. Setelah saya cek, kotak amal untuk yatim piatu dan beberapa rokok sudah hilang,” kata B.Ruk. Senin (02/03).
Kotak amal yang selama ini ditempatkan di warung tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial bagi anak-anak yatim piatu, terutama di bulan Ramadhan.
Hilangnya kotak amal tersebut menambah kesedihan pemilik warung, karena dana yang terkumpul berasal dari sumbangan para pelanggan.
Selain kotak amal, pelaku juga membawa kabur sejumlah rokok yang tersimpan di dalam warung.
Peristiwa ini menambah daftar kasus pencurian yang terjadi di wilayah Bondowoso, khususnya saat bulan Ramadhan. Pemilik warung berharap pelaku segera tertangkap dan kejadian serupa tidak kembali terulang, terlebih yang menjadi sasaran adalah kotak amal yang diperuntukkan bagi yatim piatu.
“Kami berharap ada perhatian dan keamanan lebih, apalagi ini bulan Ramadhan. Kotak amal itu untuk membantu anak-anak yatim,” harapnya.






