Bondowoso, Nusantarapost.id – Miris kondisi jembatan Pakauman yang juga termasuk salah satu akses utama penghubung antara Bondowoso dan Jember kini kondisi jembatan tersebut sangat memprihatinkan dan sangat buruk, terlihat pada jembatan pondasi di permukaan tanah sudah tergerus air dan hanya tersisa lapisan tanah yang disusun karung seadanya.
Mengingat kondisi Jembatan Pekauman dan beberapa jembatan lain di Bondowoso telah mengalami kerusakan, hal itu secara tidak langsung memicu kekhawatiran Masyarakat, seperti tragedi jembatan Sentong longsor menjadi contoh nyata terputusnya jalur strategis yang berdampak pada stabilitas ekonomi dan akses transportasi wilayah tersebut.
Masyarakat setempat sangat mengkhawatirkan keselamatan pengguna jalan dan mendesak pemerintah untuk melakukan perbaikan segera.
“Kami sangat butuh penanganan serius, apalagi mengingat tragedi longsor di Jembatan Sentong yang pernah terjadi. Kami tidak ingin tragedi itu terulang lagi,” kata seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya. Senin (02/03/2026).
Jembatan Pekauman merupakan jalur vital yang menghubungkan Bondowoso dengan Jember, sehingga perbaikan ini sangat dinantikan oleh masyarakat. Setiap hari, ratusan kendaraan melintas di jembatan ini, termasuk truk-truk besar yang membawa hasil pertanian dan komoditas lainnya.
“Kami sudah lama melaporkan kondisi jembatan ini, tapi belum ada tindakan nyata. Kami harap pemerintah segera menindaklanjuti laporan ini dan melakukan perbaikan secepatnya,” imbuhnya.
Pemerintah dan Dinas terkait diharapkan dapat memprioritaskan keselamatan masyarakat pengguna jalan melakukan perbaikan secepatnya. Jembatan yang rusak parah ini bukan hanya masalah infrastruktur, tapi juga masalah keselamatan dan pertumbuhan ekonomi yang berdampak langsung pada Masyarakat. (Ony)






